Akhir untuk Mengawali Sesuatu yang Baru

Saat ini pesawat Air Asia QZ8501 yang hilang beberapa hari yang lalu akhirnya ditemukan, mulai dari puing hingga jenazah. Pencarian masih terus berlanjut hingga saat ini. Semoga masih ada secercah kabar baik untuk keluarga dan seluruh penumpang yang berada dalam pesawat tersebut.

Diluar dari seluruh spekulasi “kenapa pesawat tersebut bisa hilang dan akhirnya menghempas lautan?” selalu ada hal yang bisa kita lihat dari sisi yang berbeda.

Desember adalah bulan terakhir tiap-tiap tahun. Akhir untuk sesuatu yang baru, tahun baru. Beberapa tahun belakangan ini, rasanya semakin banyak bencana atau kejadian yang terjadi pada “akhir” itu. Saya tidak hapal betul setiap kejadiannya, tapi yang teringat dengan jelas adalah 26 Desember 2004 dimana dunia dikejutkan dengan bencana tsunami dan tahun ini ada kecelakaan pesawat yang mungkin dapat merenggut 155 orang lebih penumpang yang ada di dalamnya.

Mungkin Sang Empunya Kehidupan memberikan tanda yang semakin jelas. Mungkin tanda-tanda yang telah ada sebelumnya belum mampu membuat manusia memiliki cinta padaNya dan sesama manusianya, mungkin. Inilah sudut pandang lain yang saya lihat.

Jika saja menjadi salah satu seorang penumpang di dalamnya saya sendiri tidak mampu membayangkan keadaan yang mencekam seperti apa saat pesawat akhirnya jatuh dan menghantam perairan. Bagaimana hidup bisa berakhir tanpa kita sadari sebelumnya. Tanpa firasat, bahkan terjadi ketika kita merencanakan sebuah perjalanan menyenangkan bersama dengan orang tercinta untuk menyambut “sesuatu” yang baru.

Purpose1Hidup dan mati adalah milik Yang Kuasa. Setiap pribadi dibekali awal kehidupan dan akhir kehidupan. Semua sama-sama akan berakhir.

Tapi sungguh, Yang Kuasa tidak menciptakan kita menjadi pribadi “sampah”. Yang ada hanya untuk mengotori bumi dan tidak memberikan arti. Setiap pribadi diberikan talenta dan kemampuan yang seharusnya dapat menjadikan dunia lebih baik lagi dan lagi. Itulah kenapa kita tidak perlu melakukan hal yang orang lain mampu lakukan. Itulah kenapa tidak semua orang harus menjadi dokter untuk mampu menyelamatkan kehidupan itu sendiri.

Karena diantara setiap awal dan akhir kehidupan, seseorang dapat membuat sebuah perbedaan.

Saya, Anda dan Dia memiliki misteri kehidupan yang sama: diberikan tujuan hidup yang berbeda dan personal. Sudahkah kita menemukan itu saat ini? Berikanlah waktu lebih banyak dengan Yang Kuasa supaya kita dapat lebih menelisik dalam hati yang paling dalam untuk mendapatkan jawaban kenapa kita ada di dunia ini. Saya sendiri juga masih ragu tujuan hidup saya hingga kini. Semoga saya sendiripun mampu menemukan ini sebelum Yang Empunya Kehidupan memanggil untuk kembali padaNya. Semoga. Amin.

Semoga apa yang terjadi pada “akhir” ini bisa mematangkan ancang-ancang kita untuk mengawali “sesuatu” yang baru dengan lebih baik lagi.

Turut berduka untuk seluruh penumpang dan keluarga dari pesawat Air Asia QZ8501 yang jatuh. Semoga seluruh korban yang meninggal diterima disisiNya. Semoga masih ada secercah harapan dan kabar gembira untuk keluarga yang ditinggalkan.

Selamat menghabiskan hari-hari terakhir di tahun 2014 untuk kita semua! Semoga tahun 2015 kita dapat menjadikan dunia sebagai tempat yang layak untuk ditnggali.

Salam Damai.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s